Beasiswa MEXT : Seleksi Berkas (Step 1)

Setelah proses seleksi dan persiapan Beasiswa Monbukagakusho selama 11 bulan, pada bulan April 2018 saya bersama 30 orang penerima beasiswa lain berangkat ke Jepang sebagai siswa Research Student yang rencananya akan dilanjutkan ke program S2 di bulan September 2018. Jujur, ini mimpi sejak kecil yang alhamdullilah terwujud! Kali ini, saya ingin sharing pengalaman dan informasi yang semoga saja bisa menjadi insight untuk teman-teman yang juga punya keinginan untuk melanjutkan studi ke Jepang juga. Berhubung prosesnya lumayan panjang, cerita ini akan saya bagi dalam beberapa chapter.

PS: informasi resmi mengenai Beasiswa MEXT atau Monbukagakusho di Indonesia bisa dilihat di: http://www.id.emb-japan.go.jp/sch.html

Pertama adalah tahap selesi berkas! Ini adalah hal-hal yang menurut saya krusial dalam mempersiapkan berkas pendaftaran beasiswa MEXT

Research Proposal

Keinginan saya untuk daftar Beasiswa MEXT sebetulnya sudah ada dari beberapa tahun lalu, tapi baru benar-benar daftar di tahun 2017. Penundaan yang berkepanjangan itu disebabkan karena bingung mau melakukan research apa, dan di bidang apa. jadi mau daftar pun nggak pede hehe.

Kenapa topik research menjadi hal yang sangat penting saat mendaftar beasiswa di Jepang? Karena saat sekolah nanti, salah satu kegiatan utama kita adalah mengembangkan penelitian ini. Belakangan, saya juga baru tau kalau dari semua dokumen aplikasi yang dikumpulkan, salah satu yang menjadi perhatian khusus adalah Research Proposal kita! Bukan hanya dinilai dari pihak embassy saja, tapi nantinya research proposal ini juga akan dibaca oleh profesor sebagai bahan pertimbangan mereka mau menerima kita sebagai siswa atau tidak. So my advice is: better take your time in writing this one.

Saya menulis research proposal ini selama kurang lebih 3 bulan. Lama banget ya? lol. Saat itu saya betul-betul mencoba untuk mencari topik yang appealing, applicable di Indonesia, dan saya suka. Saat itu, saya sedang bekerja di sebuah digital agency jepang, jadi riset proposal yang saya buat dan kumpulkan ke embassy adalah bagaimana mempelajari digital advertising technology di Jepang dan mengaplikasikannya ke Indonesia. Tetapi. Pada akhirnya pun topik ini direvisi setelah ngobrol dengan sensei saat memulai perkuliahan di Ritsumeikan University.

Untuk panjang riset proposal, beragam sekali. Saya hanya menulis 2 halaman, tapi ada juga teman yang menulis sampai 10 halaman. Dalam bahasa jepang pula! Jadi, sepertinya jumlah halaman tidak menjadi indikasi pasti pendaftar akan diterima atau tidak.

Saran lainnya, jangan mencantumkan universitas atau nama sensei yang spesifik di riset proposal kecuali memang sudah diputuskan secara resmi kamu akan diterima oleh universitas tersebut. Di masa akhir seleksi beasiswa, pendaftar diharuskan untuk mengirimkan berkas berstempel kedutaan besar Jepang di Indonesia ke beberapa sensei dan universitas sekaligus untuk mendapatkan Letter of Acceptance dari universitas-universitas tersebut (disarankan mendapat 3 LoA)

Application Form

Di form ini juga cukup banyak hal yang harus diisi. Mulai dari histori sekolah dan pekerjaan, informasi personal, apakah tertarik untuk belajar bahasa jepang, dll. Salah satu poin yang saya dengar langsung dari pihak penyeleksi dari Embassy Jepang in Jakarta, bahwa mereka akan langsung mengugurkan pendaftar yang kurang teliti dalam mengisi form aplikasi (ada bagian yang tidak diisi, atau tidak menandatangani application form).

Placement Preference Application Form.

Di form ini, pendaftar akan menulis 3 universitas dan 3 sensei yang ingin dituju sesuai dengan prioritas. Daftar ini boleh berubah menjelang akhir proses seleksi (kalau nggak salah, bisa dirubah setelah kita dinyatakan lulus interview wawancara). Fyi, list ini penting sekali karena biasanya penempatan universitas akan dipilih dari sini.

Sekian catatan non-formal saat seleksi berkas beasiswa Monbukagakusho. Sampai ketemu di chapter berikutnya, dan selamat mencoba! 😀

Next step : Ujian Kemampuan Bahasa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s